Mau Nikah ada aja Masalah

Posted on Agustus 23, 2008. Filed under: JELANG NIKAH |

Menikah, sunnah yang indah ini ternyata tak selalu mudah dilakukan. Masih banyak di antara pemuda kita yang ‘takut’ ataupun ragu untuk menjaga kesuciannya dengan menikah. Padahal, ibadah ini sangat dianjurkan untuk disegerakan, bagi seorang pemuda yang telah mampu berhubungan seksual.

Ada beberapa hal yang sering membuat seorang pemuda mengaku ‘belum siap’ untuk menikah. Di antaranya masih kuliah, belum bekerja, takut tidak bisa membahagiakan keluarga, dan sebagainya. Masalahnya, menunda-nunda nikah bisa menimbulkan masalah. Di zaman yang semakin banyak godaan ini, bisa-bisa iman tergerus dan terjatuh ke dalam maksiat.

Beragam Alasan

Kita bisa benar-benar bermaksiat -na’udzubillahimindzalik- kalau tidak segera menjaga kesucian kemaluan dengan menikah. Keinginan menikah harus diawali dengan niat yang sungguh-sungguh untuk dapat menghalalkan pandangan mata dengan akad nikah yang sah.

“Bukannya aku tak ingin segera menikah, tapi…”Pernyataan seperti itu sering terlontar dari para bujangan saat ditanya soal nikah. Beragam alasan dikemukakan, di antaranya:

- Masih kuliah

Bagi yang sedang atau pernah kuliah, tentu merasakan betapa ‘dahsyatnya’ fitnah syahwat di dunia kampus yang cenderung bebas. Saat melihat para mahasiswi berpakaian seksi mana rasa hati kita? Bahkan saat melihat akhwat berhijab lengkap pun hati kita…ya, begitulah. Memang sulit menjaga hati bagi bujangan. Faktanya, banyak kasus hubungan seks pra nikah di kalangan mahasiswa yang tak kuat iman. Na’udzubillah.

Karena itu, sebenarnya, menikah saat kuliah bagi seorang ikhwan merupakan pilihan tepat untuk menjaga kesucian kemaluannya. Bukankah lebih baik menikah daripada tergelincir pada zina?

Hanya saja, bila menikah saat kuliah jadi pilihan, kita harus pandai mengatur waktu agar antara nikah dan kuliah bisa berjalan seiring, sehingga tidak ada yang terkorbankan. Banyak kok orang yang lulus dengan IP bagus, padahal dia menikah saat kuliah. Memang, ada juga yang kuliahnya berantakan setelah menikah. Sekali lagi, itu kembali pada kemampuan kita dalam memenej segalanya, juga tergantung pada niat awal saat menikah.

- Belum bekerja

Masih menganggur juga kerap menjadi alasan ikhwan untuk tidak segera menikah. Sebenarnya, lapangan pekerjaan yang tersedia bagi kita ini sangat luas. Hanya saja, orang sering mempersepsikan ‘kerja’ dengan kerja kantoran. Inilah yang perlu diluruskan. Bekerja adalah melakukan pekerjaan apa saja yang halal, yang bisa mendatangkan penghasilan. Sebagai laki-laki, seorang ikhwan harus lebih membuka mata terhadap berbagai peluang yang ada. Bagaimanapun juga, ikhwan harus mempersiapkan diri untuk menjadi tulang punggung keluarga kelak, untuk menafkahi anak dan istri.

- Belum siap mental

Belum siap mental atau belum berani memikul tanggung jawab sebagai kepala keluarga juga menjadi alasan klasik bagi sebagian ikhwan untuk menunda nikah. Mereka membayangkan betapa beratnya memikul tanggung jawab sebagai kepala keluarga. Ada semacam ketakutan yang sebenarnya tak beralasan menghantui mereka. Takut tidak bisa menjadi suami dan ayah yang baik, takut tidak bisa membahagiakan anak dan istri, takut akan kekurangan materi, dan sebagainya.

Bagi yang memiliki problem ini, sebaiknya mengingat hadits berikut,

Dari Abu Hurairah a, Rasulullah b bersabda, “Tiga orang yang akan selalu diberi pertolongan oleh Allah adalah seorang mujahid yang selalu memperjuangkan agama Allah l, seorang penulis yang selalu memberi penawar, dan seorang pemuda yang menikah demi menjaga kehormatan dirinya.” (Riwayat Thabrani)

Jadi, bertawakallah! Percayalah bahwa Allah l akan menolong hamba-Nya yang menikah demi menyelamatkan agamanya.

- Belum bertemu jodoh

“Saya belum nikah, ya karena belum bertemu jodoh saja,” kilah seorang ikhwan, begitu ringan. Saat ditanya, “Memangnya antum sudah ikhtiar?” Ia pun hanya menjawab dengan senyuman.

Wahai ikhwan, ketahuilah, saat ini begitu banyak akhwat yang sudah siap menikah. Mereka benar-benar menunggu pinanganmu, dengan segenap kerinduan agar segera sebagai ratu rumah tanggamu, ibu bagi anak-anakmu.

- Terlalu idealis

“Pilihan sih banyak, tapi belum ada yang cocok!”Ini juga sering menjadi alasan yang dilontarkan oleh sebagian ikhwan untuk menunda nikah. Memang, dari hadits Rasulullah b disebutkan bahwa wanita itu dipilih karena kecantikannya, kekayaannya, kemuliaan nasabnya, dan agamanya. Beruntunglah bila bisa mendapatkan wanita yang memiliki keempat kelebihan itu dalam dirinya. Namun sungguh, yang seperti itu termasuk langka. Karena itulah Rasulullah b menekankan agar seorang lelaki lebih memilih agamanya, niscaya itu akan lebih membawa keselamatan.

Yang harus dipahami, tak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Selain memiliki kelebihan, seorang wanita juga pasti memiliki kekurangan. Jadi, dalam memilih jodoh, jangan menuntut kesempurnaan, karena diri kita sendiri pun memiliki banyak kekurangan.

Alasan Lain

Selain beberapa alasan di atas, masih ada beberapa alasan lain yang sering menjadikan ikhwan terhalang untuk menikah. Misalnya ketentuan dari keluarga, tidak boleh mendahului kakak untuk menikah. Ketentuan ini tidak ada landasan syarinya, karena itu tidak layak diberlakukan. Masalah lain yang menjadikan ikhwan takut menikah adalah trauma terhadap kegagalan rumah tangga orang-orang terdekatnya. Misalnya perceraian atau ketidakharmonisan rumah tangga orang tuanya. Hal ini harus disikapi dengan lebih bijak. Jika niat kita lurus, insyaallah Allah akan memudahkan segalanya, dan kebahagiaan itu akan mengikuti dengan sendirinya. Wallahu a’lam. (ummu husna)

Make a Comment

Make a Comment: ( None so far )

blockquote and a tags work here.

  • Tentang Situs

    Situs ini diperuntukkan bagi Anda yang membutuhkan informasi tentang pernikahan dan pembinaan rumah tangga bahagia. artikel yang ada di situs ini adalah kumpulan dari berbagai situs. situs ini insyaallah cocok untuk Anda yang ingin menikah dan telah menikah. Semoga kehadiran kami bisa membantu dan bermanfaat bagi pembaca. Segala kritik dan saran membangun kami harapkan dari pembaca sekalian. Wallahu a'lam Contact Person: 0852 2840 2723
  • kalender kerja

    Agustus 2008
    S S R K J S M
    « Jul    
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • BUKU PANDUAN NIKAH

    ‎ Pemesanan sms ke: 0852 2840 2723
  • Herbal Pasutri

    ‎ ‎ Pemesanan sms ke: 0852 2840 2723
  • Ucapan Nikah Dan Lahir

    Alhamdulillah telah lahir putri pertama dari Dimas Aditya Nugrah dan chery yuriza di RS.Pasar Rebo tanggala 080808 Bagi Yang Ingin Memberikan ucapan pernikahan dan kelahiran silahkan SMS ke: 0852 2840 2723

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...